Tangerang — Layanan Bus Rapid Transit (BRT) pada koridor Ciledug–Tangcity belum dapat beroperasi secara penuh setelah banjir melanda sejumlah ruas jalan di wilayah Kota Tangerang. Kondisi genangan air di beberapa titik masih memengaruhi kelancaran operasional transportasi tersebut.
Pihak pengelola layanan transportasi menyebut operasional masih disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Dampak Genangan di Sejumlah Titik
Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang air. Kondisi tersebut membuat jalur yang biasanya dilalui armada BRT tidak dapat digunakan secara normal.
Pengemudi dan petugas di lapangan harus melakukan penyesuaian rute untuk menjaga keselamatan penumpang.
Operasional Masih Terbatas
Selama kondisi belum sepenuhnya pulih, layanan BRT di koridor tersebut hanya beroperasi secara terbatas.
Beberapa armada masih menunggu kondisi jalan benar-benar aman sebelum kembali beroperasi secara normal.
Langkah ini diambil untuk menghindari risiko gangguan perjalanan akibat genangan air.
Upaya Pemulihan Layanan
Petugas terkait terus memantau kondisi jalan dan genangan air di sepanjang jalur BRT.
Pemerintah daerah juga melakukan upaya penanganan banjir agar lalu lintas dan transportasi publik dapat kembali berjalan normal.
Jika kondisi telah membaik, layanan BRT di koridor Ciledug–Tangcity akan kembali dioperasikan secara penuh.
Imbauan bagi Penumpang
Masyarakat yang biasanya menggunakan layanan BRT di koridor tersebut diimbau untuk memperhatikan informasi terbaru mengenai operasional transportasi.
Penumpang juga disarankan mempertimbangkan alternatif perjalanan jika terjadi keterlambatan atau perubahan rute.
Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat tetap beraktivitas meski layanan transportasi masih dalam tahap penyesuaian.